KAJIAN PUASA RAMADHAN Hukum puasa dan syarat puasa dalam Kitab Al-Majmu' karya Imam Nawawi:

 KAJIAN PUASA RAMADHAN Hukum puasa dan syarat puasa dalam Kitab Al-Majmu' karya Imam Nawawi:

Hukum Puasa:

- Puasa Ramadhan adalah wajib bagi setiap muslim yang baligh, berakal, dan mampu (Al-Majmu', 6/244).

- Puasa Ramadhan adalah salah satu dari lima rukun Islam (Al-Majmu', 6/245).

- Puasa Ramadhan adalah fardhu 'ain, yaitu kewajiban yang harus dilakukan oleh setiap individu muslim (Al-Majmu', 6/246).


Syarat Puasa: ya 

1. Islam : Puasa hanya wajib bagi muslim (Al-Majmu', 6/247).

2. Baligh: Puasa tidak wajib bagi anak-anak yang belum baligh (Al-Majmu', 6/248).

3. Berakal : Puasa tidak wajib bagi orang yang tidak berakal, seperti orang gila (Al-Majmu', 6/249).

4. Mampu: Puasa tidak wajib bagi orang yang tidak mampu berpuasa karena sakit atau perjalanan (Al-Majmu', 6/250).

5. Niat: Niat berpuasa harus dilakukan sebelum fajar (Al-Majmu', 6/251).

6. Tidak ada halangan: Tidak ada halangan syar'i yang dapat membatalkan puasa, seperti haid atau nifas bagi wanita (Al-Majmu', 6/252).

7. Tartib: Puasa harus dilakukan secara berturut-turut (Al-Majmu', 6/253).

8. Muqim: Puasa harus dilakukan di tempat tinggal yang sama (Al-Majmu', 6/254).



Syarat Wajib Puasa:


1. Masuknya bulan Ramadhan : Puasa Ramadhan hanya wajib jika bulan Ramadhan telah masuk (Al-Majmu', 6/255).

2. Pengetahuan tentang kewajiban puasa: Orang yang tidak mengetahui tentang kewajiban puasa tidak wajib berpuasa (Al-Majmu', 6/256).

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.