Ronaldo Pastikan Piala Dunia 2026 Menjadi yang Terakhir, Masa Depan Bersama Portugal Masih Dipertimbangkan
Lisbon, 8 Juli 2026 – Cristiano Ronaldo resmi mengonfirmasi bahwa Piala Dunia FIFA 2026 merupakan penampilan terakhirnya di ajang sepak bola paling bergengsi tersebut. Kepastian itu disampaikan setelah Portugal harus mengakhiri langkahnya usai kalah 0-1 dari Spanyol pada babak 16 besar melalui gol dramatis di menit-menit akhir.
Meski gagal mengangkat trofi Piala Dunia, Ronaldo tetap mencatat sejarah sebagai pemain pertama yang berhasil mencetak gol di enam edisi Piala Dunia berbeda, mulai dari 2006 hingga 2026. Pada turnamen kali ini, kapten Portugal tersebut juga menorehkan tiga gol dan kembali memperkuat posisinya sebagai salah satu pesepak bola terbesar sepanjang masa.
Usai pertandingan, Ronaldo mengaku sedih karena harus mengakhiri perjalanan Piala Dunia tanpa gelar juara. Namun, ia menegaskan telah memberikan seluruh kemampuannya untuk negaranya.
"Ini adalah Piala Dunia terakhir saya. Saya telah memberikan yang terbaik dan meninggalkan turnamen ini dengan hati yang tenang," ujar Ronaldo.
Mengenai masa depannya bersama tim nasional Portugal, pemain berusia 41 tahun itu belum mengambil keputusan. Ia mengatakan akan meluangkan waktu bersama keluarga sebelum menentukan apakah masih akan membela Portugal di kompetisi internasional berikutnya.
Di tengah kekecewaan tersebut, Ronaldo tetap menilai pencapaian terbesarnya bersama Portugal adalah keberhasilan menjuarai UEFA Euro 2016, yang menurutnya memiliki nilai setara dengan trofi Piala Dunia karena menjadi gelar besar pertama dalam sejarah sepak bola Portugal.
Sementara itu, tersingkirnya Portugal juga memicu perubahan di tubuh tim nasional. Pelatih Roberto Martínez dikabarkan mengakhiri masa jabatannya setelah kegagalan di Piala Dunia, dengan sejumlah laporan menyebut Portugal tengah mempersiapkan era baru pasca-Ronaldo.
Dengan berakhirnya perjalanan Ronaldo di Piala Dunia, dunia sepak bola menutup satu bab penting dari karier seorang legenda yang telah tampil di enam edisi turnamen, memecahkan berbagai rekor, dan menjadi ikon sepak bola Portugal selama lebih dari dua dekade.



Tidak ada komentar:
Posting Komentar